Jumat, 19 Juni 2015

7 Tradisi Masyarakat Indonesia di Bulan Ramadhan Versi Simamora Blog



Tidak terasa, kita kembali memasuki bulan Ramadhan di tahun 1436 Hijriah ini. Bulan dimana kita diperintahkan untuk melakukan ibadah puasa  ( QS Al-Baqarah 183). Selain pahala berpuasa, amalan-amalan baik kita yang lain akan dilipat gandakan di bulan suci ini.
Selain hal yang saya paparkan di atas, bulan Ramadhan menjadi momen tersendiri bagi seluruh umat Muslim di seluruh dunia. Salah satunya dikerenakana da ibadah yang spesial di bulan ini. Kenapa spesial? Karena ibadah ini hanya ada di bulan Ramadhan. Hal ini sebenarnya menjadi kerinduan tersendiri bagi kita ketika Ramadhan berlalu meninggalkan kita. Amalan spesial itu sudah tentu ya shaum (berpuasa) kemudian tarawih dilanjutkan dengan tadarus. Sudah tentu amalan ini menjadi hal yang utama di bulan Ramadhan dan sudah menjadi kewajiban umat Islam serta sunnah Rasul. Saya yakin kita pasti berlomba-lomba untuk mengerjakan amalan-amalan tersebut yang tentunya demi mendapatkan ridho Allah.
Bukan hanya amalan saja yang istimewa. Tapi tradisi yang dilakukan masyarakat juga istimewa. Tradisi memang diluar hal yang disyariatkan dalam agama. Namun tidak ada salahnya dilakukan selama hal itu positif, tidak merugikan orang lain dan yang paling penting tidak melanggar syariat Islam.
Ok! Daripada banyak basa-basi, yok kita bahas satu per satu hal yang  menjadi tradisi unik di Indonesia (menurut saya) versi Simamora Blog.  Check it out :
1.     Tradisi Buka Bersama
Buka bersama, mungkin sudah banyak diantara pembaca yang mendapat ajakan berkumpul bersama di saat berbuka puasa dari teman atau rekan kerja. Biasanya momen buka bersama dimanfaatkan sebagai momen bernostalgia antara teman yang sudah lama tidak berjumpa atau sekedar berkumpul meluangkan waktu bersama orang-orang tercinta. Tradisi ini adalah hal yang tidak dipungkiri dan bisa bernilai positif juga, asalkan kita pandai mengatur waktu agar ibadah jangan tertinggal karena acara buka bersama ini.
2.     Tradisi Ngabuburit
Ya, ngabuburit merupakan segala macam kegiatan kita dalam rangka menunggu adzan Magrib dikumandangkan. Setiap orang memiliki kegiatan masing-masing, bisa saja acara buka bersama tadi diselingi kegiatan-kegiatan menarik selama ngabuburit. Yang terpenting kembali lagi ke hal yang positif. Selama ngabuburit diisi kegiatan yang bermanfaat, insyaallah barokah.
3.     Sahur On The Road
Seperti yang kita tau, sahur merupakan waktu kita menyantap makanan sebelum masuk waktu imsyak. Normalnya, kita akan melakukan sahur di rumah masing-masing. Lalu bagaimana dengan sahur on the road? Apakah kita sahur di jalan? Sebenarnya sahur on the road ini, merupakan kegiatan memebagi-bagikan makanan untuk sahur kepada orang yang tengah berada di jalan. Baik itu orang yang memang yang kehidupannya di jalanan atau siapapun yang dirasa layak untuk diberikan makanan sahur. Biasanya dilkaukan oleh sekelompok orang yang tujuannya berbagi kepada saudara-saudara kita di luar sana yang membutuhkan. Satu lagi kegiatan yang positif yang akan mengundang berkah jika dilakukan dengan ikhlas dan sewajarnya.
4.     Stasiun TV berlomba-lomba menyediakan acara khusus Ramadhan atau acara-acara bertema Religi
Untuk mengisi  Ramadhan kita, pastinya Televisi menajdi alat elektronik yang menyenangkan. Tidak jarang, setiap stasiun televisi menyuguhkan acara-acara andalannya untuk menemani kita menunggu waktu berbuka puasa dan sahur kita.
5.     Bermunculan Lagu-Lagu Religi (Bertema Ramadhan)
Kalau masalah musik, ini kerjaan para musisi ni. Tidak dipungkiri, musik menjadi salah satu hal yang diminati masyarakat. Nah, bagi para musisi ini kesempatan besar untuk menciptakan karya bertemakan Religi. Mengingat acara di stasiun TV yang bertemakan Ramadhan maka untuk mengisi suara dari acara tersebut agar menarik tentu dibutuhkan lagu sebagai pendukungnya. Semoga bukan hanya lagunya saja yang bertemakan religi tetapi orang-orang yang menciptakannya juga memilki jiwa religi, bukan hanya di bulan Ramadhan tetapi di seluruh bulan dan sepanjang bulan selama hidup.
6.     Masyarakat Memburu Makanan Manis
Puasa  itu tentu identik dengan menahan lapar dan haus, setelah menahan tentu kita bisa kembali menikmati makanan serta minuman. Terutama di saat berbuka puasa, kita disunnahkan untuk mendahulukan yang manis-manis. Makanan yang lazim dihidangkan biasanya adalah kurma, makanan yang menajdi favorit masyarakat Indonesia dan juga dunia. Tak hanya kurma, masih banyak lagi makanan yang manis khas Indonesia yang bisa dinikmati di saat berbuka puasa.
7.     Selebritis serta Masyarakat Biasa Berlomba Menutup Aurat
Nah dari penjelasan nomer satu sampai enam tadi, mari kita beralih ke tradisi yang berhubungan dengan fashion. Sebenarnya menutup aurat sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslim setra muslimah. Yang uniknya disini, biasanya banyak selebritis atau orang biasa yang tadinya tidak menutup aurat tiba-tiba menutup auratnya sedikit demi sedikit dan akhirnya secara sempurna menutup aurat dengan berhijab (khusus wanita). Tidak dipungkiri, di saat bulan Ramadhan menuju bulan Syawal dunia produksi pakaian banyak sekali memasarkan pakaian muslimah atau baju koko dengan desain yang menarik. Selain itu, mungkin ada alasan ingin menghormati bulan suci Ramadhan dengan menutup aurat. Semoga bukan hanya di bulan suci Ramadhan saja auratnya ditutup. Melainkan menutup aurat sepanjang hidup.
Nah, akhirnya tuntas sudah saya bahas tujuh tradisi atau kebiasaan masyarakat Indonesia di bulan Ramadhan. Sebenarnya masih banyak lagi tradisi-tradisi masyarakat Indonesia di bulan Ramdhan tapi karena keterbatasan pengetahuan saya jadi saya hanya membahas tujuh point saja. Semoga bermanfaat dan apabila terdapat kesalahan, saya terlebih dahulu memohon maaf serta diharapakan kritik dan saran yang dapat memperbaiki artikel ini.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1436 Hijriah!

Selasa, 16 Juni 2015

Antara Aku dan Roda (Quotes of The Day)



Pernahkah kita melihat perputaran roda?

   Roda berputar agar kedudukannya berubah dari suatu tempat semula ke tempat yang lain. Tentu proses perputara ini menyebabkan perpindahan posisi antara roda bagian atas akan berpindah ke bawah dan roda bagian bawah bepindah ke atas. Tanpa perubahan posisi antara bagian atas dan bagian bawah roda suatu gerakan tidak akan terjadi dan posisi atau kedudukan roda tidak pula berubah. 

   Inilah fenomena yang terjadi, untuk bergerak dari suatu keadaan semula roda harus berubah posisi. Seluruh bagian roda akan merasakan bagaimana berada di posisi atas dan sebaliknya. Tanpa hal tsb, tidak akan terjadi suatu gerak! 

   Ini bukanlah hal yang menjadi kebetulan atau hal yang dijadikan dramatisasi. Setiap fenomena yang terjadi di alam tak akan lepas dari kebiasaan atau budaya kita. Mungkin hal inilah yang menjadi dasar lahirnya filosofi atau ilmu filsuf. 

   Roda... Hidup... Kedua hal yang bertolak belakang secara konkret tapi sebenarnya memiliki makna implisit yang saling berkaitan. Coba kita bayangkan bersama, seandainya hidup kita ini berada dalam keadaan yang monoton dan statis. Misalnya seseorang berada dalam kesengsaraan, jika kesengsaraan itu yang mejadi rasa dalam kehidupan apa pelajaran yang dapat diambil dari suatu kehidupan itu sendiri. Dan bisa dikatakan orang itu berada dalam keadaan diam tidak ada pergerakan yang membuatnya berada di atas (dalam artian hidup bahagia).

   Tapi, hal ini juga tidak terlepas dari keadaan seseorang yang hidupnya selalu di dalam kebahagian atau berada di posisi atas. Memang kebahagian merupakan hal yang ingin dicapai seseorang, tapi kebahagian yang dicapai tanpa merasakan kesengsaraan nampaknya kurang bernilai. dan bisa dikatakan orang ini pula dalam keadaan yang statis. Tidak ada suatu pergerakan di dalam hidupnya. 

   Makna antara hidup kita (Hidup milik ku dan milik yang lain) dan perputaran roda yang berkaitan ini mengajarkan kita untuk tidak berputus asa atau terlalu berbangga diri. Seseorang yang berada di suatu posisi atau keadaan yang monoton (itu-itu saja) belum tentu karena dia mengalami kesialan atau keberuntungan. Tetapi pada hakikatnya dia berada dalam keadaan hidup yang tidak berkembang atau statis. 

   Jadi beruntunglah bagi orang-orang yang telah mengalami sepak terjang kehidupan. Merasakan perih sesaat atau senyum sesaat kemudian hal itu berulang dan berganti. Itu menandakan hidup kita bergerak dan berkembang,tidak diam hanya di satu posisi. Hal itu menandakan Tuhan memberikan keleluasaan pergerakan kita agar hidup memiliki makna dan kita terus berjalan terus bagaikan roda sehingga menuju tempat tujuan yang sebenarnya.

"Roda berputar agar berpindah dari suatu tempat ke tempat yang lain. Hal ini membutuhkan pertukaran posisi antara bagian dari roda. Begitu pula hidup, ketika bahagia dan duka terus bergulir di dalam kehidupan. Itu artinya, hidup kita bergerak memulai perjalanan mencari hakikat kehidupan demi mencapai tujuan yang hakiki. Jangan bersedih, teruslah berusaha!" -Endah C Simamora

"Hidup ini berputar seperti roda yang terus berputar" -Quote-

Berdasarkan pengalaman pribadi, mohon maaf jika terdapat kesalahan. Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum :') :)

Senin, 15 Juni 2015

Cinta\Kekasih yang Tak Dianggap

Siapa yang tidak pernah mendengar kalimat "kekasih yang tak dianggap". Tentu kita pernah mendengar istilah ini. Ketika kita menyayangi seseorang, tapi tidak ada balasan terhadap kasih sayang tsb tentunya kita akan merasakan kekecewaan yang mendalam. 
Kasih sayang dan cinta merupakan ungkapan perasaan seseorang kepada orang lain yang dicurahkan melalui tindakan-tindakan tertentu yang biasanya tindakan yang berbentuk positif. Misalnya, ketika kita mencintai seseorang kita rela berkorban melakukan apapun untuk orang tercinta asalkan orang tsb merasa bahagia. Meski demikian, terkadang kita juga menginginkan si objek ini untuk melakukan tindakan yang sama seperti apa yang kita lakukan. Minimalnya, orang tercinta ini sekedar menerima pengorbanan kita dengan rasa penuh terimakasih. Jika si objek tadi tidak merespon, biasanya rase kekecewaan akan merasuki jiwa suci ini atau bahkan kemarahan pun menghapus cinta tadi. Alhasil, perasaan yang tadinya suci dan tulus berubah menjadi perasaan jahat dan dendam. 
Nah! 
Dari penjelasan di atas, itulah beberapa poin mengenai cinta,kasih sayang dan akibat dari tidak dianggapnya cinta dari seseorang atau tidak dianggapnya seorang kekasih yang tulus. Tapi hal yang perlu digaris bawahi adalah hal ini terjadi hanya di kehidupan cinta antara sesama manusia. Ya, para pembaca pasti bertanya lalu cinta antara apa yang tidak berhujung pada kekecewaan? 
Sekarang begini, pernahkah kita bertanya pada dir kita sendiri "kepada siapakah saya mencurahkan perasaan cinta agar benar-benar dianggap dan tidak menjadi korban kekasih yang tak dianggap?" 
Jawabannya simpel, kepada Yang Maha Penyayang. Ketika kita menyayangi atau mencintai Yang Maha Penyayang, sudah tentu rasa sayang kita dibalas lebih dari rasa sayang kita kepada-Nya. Ini sudah menjadi hal mutlak. Allah telah menerangkan sifatnya melalui 99 Asmaul Husna yang tertera pada 6666 ayat suci Al-Qur'an. Tidak ada keraguan lagi di dalam hal yang saya sebutkan tadi. Belum cukup, lihat seluruh jagat raya ini! Perhatikan, renungkan! Apa bisa suatu hal itu "ada" tanpa ada "Pencipta"? Tidak kan? 
Kemudian, marilah kita memutar otak lagi! Sudahkah kita bersykur, berterimakasih atau bahkan membalas kasih sayang Allah subhanawata'ala? Dengan hal-hal kecil misalnya dengan mengucap alhamdulillah atau berdzikir mengingat-Nya. Kalau memang sudah, berarti kita termasuk orang yang tau balas budi. Tapi jika tidak, berarti kita menjadikan Allah sebagai "kekasih yang tak dianggap" kalau manusianya saja tidak menganggap Allah bagaimana Allah mau memberikan orang yang membalas cinta kita? Lalu apakah Allah kecewa? Lansung marah pada hamba-Nya?
Kecewa pasti iya, tapi nampaknya kita masih merasakan kenikmatan-kenikmatan yang masih Allah curahkan. Tidak ada sedikitpun yang berkurang. Tapi jangan tanya! Kalau kita masih saja apatis terhadap tanda-tanda Kekuasaan Allah, tunggu balasannya di akhirat. Tetapi selama ruh ini masih di dalam badan. Masih banyak kesempatan untuk bertaubat karena Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. 
Jadi marilah kita merenung, mulai mencintai Allah dengan menjalankan suruhan-Nya serta meninggalkan larangan-Nya. Meskipun Allah tidak berkomunikasi lansung dengan kita, Yang Maha Penyayang memberikan tangan-tangan orang yang mencintai kita untuk memberikan cinta kasih secara langsung. Seperti memberikan keluarga, sahabat serta kekasih halal untuk saling mencurahkan cinta.  Walaupun Allah tidak  berada langsung dihadapan kita, sebenarnya Allah mendengar serta melihat kita. Dengan memperbanyak komunikasi (seperti shalat dan dzikir) kita akan semakin menyadari betapa besar Kasih Sayang dan Cinta Allah kepada hamba-Nya yang taat. 
Love Allah, Love Rasulullah, Love Islam
Bangga jadi muslim, Mari jadi Muslim yang Taat! ✊ see you! 
Wassalamualaikum

Sabtu, 27 Desember 2014

#Renungan : Anak Macam Apa Aku ini?



Sering aku bertanya, sebenarnya anak macam apa aku ini? 

Anak yang menyedihkan, tak berguna dengan keadaan ketidak berdayaan. Aku bahkan tidak tahu bagaimana cara berterimakasih sebagai anak kepada kedua orang tua ku. Kebahagiaan ku sepertinya hanya ego yang terus membebani di tengah kepenatan hidup yang sedang mereka jalani .
Aku sadar! Seiring bertambahnya usiaku menuju kedewasaan, disitu umur mereka semakin dimakan zaman. Tulang mereka yang semula kuat menggendong ku kesana dan kemari, seiring berjalannya waktu perlahan keropos dan semakin lemah. Pipi yang kencang yang dihiasi senyum merona perlahan mengkerut, senyum mereka pun takkan terlihat indah seperti sedia kala. Pelukan dan ciuman yang sering ku dapatkan, mungkin takkan kuharapkan lagi. Karena seiring berjalannya waktu, tubuh kedua orang tuaku yang semulanya harum lama-kelamaan baunya memburuk dan tak sama seperti sedia kala. Sanggupkah aku berterimakasih kepada mereka, membalas jasa mereka yang telah membesarkanku dengan cinta yang tulus tiada pamrih.
Membayangkan masa depanku yang tepatnya adalah masa tua mereka saja, aku hanya bisa menangis. Aku takut, tak bisa mencintai masa tua mereka seperti mereka mencintaiku sejak aku lahir hingga aku tumbuh menjadi sosok setengah dewasa seperti ini. Aku masih ingat sekali, ketika nada suaraku yang bernada terkutuk menyayat hati sosok Ayah dan Mama. Ketika aku menghancurkan impian mereka terhadapku, ketika hanya kekecewaan yang dapat ku persemmbahkan. Betapa melangnya kedua orang tuaku diberikan takdir berupa anak yang tak tahu diri ini.
Anak macam apa aku ini? Kapan aku bisa menciptakan senyum untuk mereka sedangkan senyumku tercipta karena kehadiran mereka. Kapan aku bisa mengisi cerita kehidupan mereka dengan cerita kebanggaan dariku, sedang aku terpuruk mencari siapa jati diriku yang sebenarnya.
Hari-hari ku pasti akan sulit tanpa kehadiran orang tuaku, tanpa ada Mama yang penuh dengan kasih tanpa ada Ayah yang menyemangati. Jauh di lubuk hatiku terdalam, aku hanya ingin menjadi anak yang terbaik untuk kedua orang tuaku. Aku tidak ingin apapun, hanya ingin kasih sayang mereka dan aku ingin menyayangi mereka hingga akhir hayatku hingga zaman telah lelah temani kisah cerita kedua orang tuaku.
Mungkin belum waktunya aku menjawab, anak macam apa aku ini. Secara kasat mataku, waktu terlihat masih panjang. Senja masih jauh dan belum mampu diraih. Mungkin apa yang ku lakukan hari ini, di masa kedua orang tuaku masih penuh  dengan gairah kehidupan belum berarti apapun. Meski demikian, aku akan berusaha buktikan pada diriku sendiri dan kedua orang tuaku, aku akan menjawab tanya ku tentang “anak macam apa aku ini” dengan suara lantang tanpa satu pun kata kekecewaan yang akan membekas di hati mereka.
Suatu hari kan ku jawab, tanya itu. Ku jawab dengan kebanggaan dan tanpa cacat hingga menumbuhkan gairah mereka untuk terus merangkai cerita kehidupan bersama anak mereka yang kurang paham bagaimana cara berterimakasih ini.

Rabu, 24 Desember 2014

HOLIDAY : "It's Time to Renovation"

"Libur telah tiba, libur telah tiba, hatiiiku gembira...."
Yoshhhh..... liburan semester telah tiba! Hasil belajar kita selama enam bulan akhirnya kita terima. Ya, mungkin ada yang hasilnya tidak sesuai dengan keinginan atau bahkan melebihi keinginana. HAHAH... itu tergantung masing-masing lah ya. Yang terpenting bersyukur dalam menerima hasil yang sudah kita perjuangkan. Daaaan.... kita liiiibuuuuurrrrr, hihihi
Ok, seperti judul tulisan di atas... Holiday, it's time to renovation. Maksud dari "renovation" itu ya sudah tentu kita tahu, renovasi. Renovasi bisa kita artikan memperbaiki atau memeperbaharui. Biasanya, kata ini sering kita dengar dalam bidang bangunan mungkin. Dan yah, hal yang pertama terbesit di pikiran saya dan mungkin juga teman-teman pembaca mungkin "renovasi rumah". Yah... kebetulan memang di liburan 2014 ini, rumah kami sedang direnovasi. Hehhe (ga nanaya).
Sebenarnya saya bukannya ingin pamer atau ber-alay ria dengan info pribadi saya sendiri. Tapi satu hal yang saya dapatkan dari renovasi rumah yaitu, inspirasi makna dari kata "renovasi". Saya juga terinspirasi dari alasan kedua orang tua yang memilih libur semester sekaligus libur akhir tahun ini sebagai musim yang tepat untuk merenovasi rumah.
Kenapa harus renovasi? sesuai sinonim atau persamaan atau artinya atau apalah kita menyebutkannya, renovasi adalah suatu perbaikan atau  membangun kembali. Setelah kita renungi, kita sebagai siswa tentu memasuki suatu babak baru di semester ini. Sebagian ada yang baru memasuki jenjang pendidikan barunya atau bisa disebut siswa baru. Kemudian bagi siswa yang lama, (contohnya saya) tentu tidak dipungkiri bahwa kita juga memasuki suatu babak baru dari perjalanan jenjang pendidikan. Jadi, selama enam bulan semester satu yang sudah dilewati, merupakan suatu perjalanan baru menuju suatu kematangan. Kemudian lepas dari predikat sebagai siswa, liburan semester satu selalu berbarengan dengan liburan akhir tahun. Bagi semua kalangan, momen ini merupakan momen emas untuk isirahat, menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta dan merenovasi. Dan tentu, sangat sayang sekali untuk dilewatkan.
Bagi saya, liburan semester ganjil sekaligus libur akhir tahun ini adalah "renovation season" dan "renovation time". Selain karena rumah saya *lebih tepatnya rumah orantua* sedang dalam proses renovasi di akhir tahun ini. Sepertinya, jiwa dan raga saya pun sedang dan tentunya harus saya renovasi. Mengingat perjalanan semester ganjil tahun 2014 dipenuhi dengan kejadian-kejadian tak terduga dan lumayan berkesan. Kemudian menjalani tahun 2014 hingga akhirnya akan menuju 2015 bukanlah waktu yang singakat dan hari demi hari dilewati dengan berbagai pembelajaran. Maka di penghujung tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk merenovasi diri agar diri ini bisa lebih baik lagi di semester depan dan tentunya diri kita bisa menjadi yang terbaik bagi diri sendiri dan orang ang kita sayangi di tahun mendatang.
Jadi untuk tahun depan, kita bisa menjadi pribadi yang baru dengan semangat yang baru.

Good luck :)

Sabtu, 25 Oktober 2014

7 Ungkapan Terimakasih dari Berbagai Negara

"TERIMAKASIH"


Jika orang lain memberikan kita suatu hal dalam bentuk apapun, tentu kita akan mengucapkan hal yang dapat menyenangkan hati si pemberi dengan ungkapan "terimakasih". Lalu bagaiman pengucapan ungkapan terimakasih dari beberapa negara di dunia. Yok kita simak ungkapana terimakasih dari berbagai negara ini. CHECK THIS OUT!!!

1. Dank u => Belanda
Belanda, siapa yang tidak tahu Belanda. Negara yang dijuluki negri kincir angin dan negara bunga tulip ini mengungkapkan ucapan terimakasih dengan "Dank U". Mungkin bisa di praktekkan ketika kita bertemu turis dari negara ini.

2. धन्यवाद (Dhan'yavāda) => India
India... apa yang terbesit di pikiran kalian saat mendengar negara India? Shahrukh Khan, Salman Khan atau Mahabarata? hahaha. Nah, mereka mengungkapakan kata terimakasih dengan dhan'yavada untuk penulisan hurufnya bisa dilihat di atas readers.

3. ありがとう (arigato) => Jepang
Mungkin sudah tidak asing lagi ya bagi readers, karena kebanyakan remaja Indonesia pecinta anime. Jadi secara tidak langsung kita sudah tahu bahasa Jepang untuk mengungkapkan "terimakasih".

4. Danke => Jerman
Nah kalo untuk bahasa yang satu ini, sebagian dari readers kayaknya juga nggak asing lagi ya. Karena di beberapa sekolah, bahasa Jerman menjadi pelajaran muatan lokal penguasaan bahasa asing. Nah, kalo misalnya udah tahu cara mengungkapkan terimakasih dalam bahasa Jerman yuk kita prektekkan untuk memperkaya bahasa.

5. 감사합니다 (gamsahabnida) => Korea
Buat para K-popers, ungkapan terimakasih dalam bahasa korea ini tidak asing lagi. Karena bisa kita lihat sendiri di lingkungan kita. Bagi remaja K-Popers mereka sering menggunakan bahasa korea untuk sekedar percakapan ringan. 

6. Merci => Prancis
Yeah... Prancis, siapa yang tidak kenal negara ini. Salah satu hal yang terkenal yaitu kota Paris dengan menara Eifel di dalamnya. Nah, sesuai dengan nama negaranya bahasa yang digunakan adalah bahasa Prancis. Nah, jadi nggak ada salahnya kalo kita pakai ungkapan "merci" untuk menungkapakan terimakasih atau kalo readers punya kesempatan berlibur ke Paris, bisa berinteraksi dengan penduduk asli dengan ungakapan "merci".

شكرا .7 (syukron) => Arab
Bahasa yang identik dengan agama Islam ini tentu sering kita dengar. Apalagi kita sebagai umat Islam tentu tahu beberapa kata dalam bahasa Arab. Karena bahasa Arab merupakan bahasa dari Kitab Suci Al-Qur'an. Jadi, mari kita gunakan kata "sukron" untuk mengungkapkan terimakasih dan untuk membalasnya pula kita bisa mengucapkan "afwan".

Ok, mungkin sampai sini saja yang bisa aku tulis. Semoga berguna buat readers dan jangan lupa ya dipraktekkan dalam percakapan ringan agar kosa kata bahasa asing kita bertambah. Thanks :) 

Sabtu, 04 Oktober 2014

Definisi Komputer


APA ITU KOMPUTER?


Komputer berasal dari bahasa Latin Computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya CAKUPAN ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefenisikan terminologi komputer.

Menurut Hamacher (2001), komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi. Sedangkan Blissmer (1985) mengatakan
bahwa, komputer dalah suatu alat elektronik yang mempu melakukan beberapa tugas sebagai berikut : menerima input, memproses input tadi sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan, menyediakan oputput dalam bentuk informasi.

Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolahann data untuk menghasilkan suatu informasi, diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan.

Refrensi
Hamacher, V. Carl, Zvonko G. Vranesic, and Safwat G. Zaky. 2001.    Computer         Organization (5th Edition). Singapore: McGraw Hill.
Blissmer, Robert H. 1985. Computer Annual, an Introduction to Information Systems (2nd Edition). New York: John Wiley  & Sons

Sumber : Buku TIK kelas X